Rute dan Harga Tiket Masuk Bukit Pengilon

Rute dan Harga Tiket Masuk Bukit Pengilon

Rute dan Harga Tiket Masuk Bukit Pengilon Surga Padang Rumput di Tepi Laut – Rute dan Harga Tiket Masuk Bukit Pengilon adalah hal pertama yang wajib kamu cek sebelum berangkat menikmati hamparan bukit hijau yang langsung menghadap Samudra Hindia.

Bukit di pesisir selatan Jogja ini terkenal dengan pemandangan laut lepas, padang rumput luas, serta suasana yang masih alami dan relatif sepi. Cocok banget buat kamu yang ingin kabur sebentar dari keramaian kota, entah untuk sekadar foto-foto, trekking santai, sampai camping semalaman.

Bukit Pengilon sendiri berada di wilayah Kabupaten Gunungkidul, tepatnya sekitar Dusun Wates, Desa Purwodadi, Tepus, tak jauh dari kawasan Pantai Siung dan Pantai Wediombo. Dari puncak bukit, kamu bisa melihat garis pantai yang berkelok, tebing-tebing karang, dan deburan ombak yang terasa sangat dekat. Banyak traveler menyebut vibes-nya mirip padang rumput di luar negeri, hanya saja ini versi hemat di Jogja.

Sekilas Tentang Bukit Pengilon

Bukit Pengilon adalah bukit berumput hijau yang memanjang di atas tebing pantai selatan Jawa. Di salah satu sisi, kamu akan disuguhi pemandangan tebing karang dan laut biru, sementara sisi lainnya berupa lembah dan area persawahan warga. Kombinasi inilah yang bikin spot ini fotogenik dari berbagai sudut.

Objek wisata ini buka 24 jam, sehingga banyak pengunjung yang memilih datang sore menjelang sunset, lalu melanjutkan dengan camping untuk mengejar sunrise keesokan paginya. Karena lokasinya masih cukup alami, jangan berharap fasilitas super lengkap seperti di destinasi wisata mainstream, tetapi justru di situ letak keistimewaannya: tenang, sejuk, dan suasananya lebih personal.

Rute ke Bukit Pengilon dari Berbagai Arah

Rute dari Kota Yogyakarta (Kendaraan Pribadi)

Dari pusat Kota Yogyakarta, jarak ke Bukit Pengilon sekitar 60 km dengan waktu tempuh kurang lebih 2–3 jam, tergantung kepadatan lalu lintas dan kecepatan berkendara.

Gambaran rutenya kurang lebih seperti ini:

  1. Berangkat dari Jogja kota, ambil arah Jalan Wonosari menuju Kabupaten Gunungkidul.

  2. Setibanya di Kota Wonosari, lanjutkan ke arah Tepus – Purwodadi.

  3. Ikuti penunjuk jalan ke Pantai Siung / Pantai Wediombo.

  4. Menjelang area pantai, akan ada papan petunjuk atau plang yang mengarahkan ke Bukit Pengilon / camping ground.

  5. Mobil biasanya parkir di area parkiran bawah. Motor, menurut beberapa sumber, bisa masuk lebih dekat ke area bukit lewat jalur tertentu yang sudah disiapkan pengelola lokal.

Jalan menuju lokasi sudah beraspal, tetapi di beberapa titik menjelang pantai dan bukit, jalan bisa menyempit, menanjak, dan berkelok. Kalau baru pertama kali ke Gunungkidul, sebaiknya berangkat saat hari masih terang supaya lebih aman.

Rute Menggunakan Transportasi Umum

Kalau kamu tidak membawa kendaraan pribadi, rutenya sedikit lebih panjang, tapi tetap memungkinkan:

  1. Dari Terminal Giwangan atau titik lain di Jogja, naik bus jurusan Jogja – Wonosari.

  2. Turun di Terminal Wonosari, lalu lanjut dengan angkot atau ojek ke arah Tepus – Purwodadi – Pantai Siung.

  3. Dari area pantai atau titik akhir ojek, kamu perlu berjalan kaki / naik ojek lokal menuju jalur trekking Bukit Pengilon.

Transportasi umum ke area pantai biasanya terbatas di jam-jam tertentu. Alternatif paling fleksibel tetap sewa motor atau mobil dari Jogja.

Jalur Trekking: Jalur Utama vs Jalur Pantai Siung

Ada dua jalur populer menuju bukit:

  • Jalur utama (jalur singkat)
    Dari jalur utama yang dekat basecamp, kamu hanya perlu berjalan kaki sekitar 20–30 menit menuju area bukit. Jalur ini cocok untuk kamu yang ingin menikmati pemandangan tanpa trekking terlalu jauh.

  • Jalur trekking via Pantai Siung
    Buat yang suka tantangan, kamu bisa start dari Pantai Siung, lalu trekking sekitar 2–2,5 km menyusuri tebing dan perbukitan pinggir pantai. Sepanjang jalur, kamu akan melewati sawah, kebun, sampai jalur setapak di pinggir tebing dengan view laut yang dramatis.

Keduanya sama-sama menarik, tinggal sesuaikan dengan kondisi fisik dan waktu yang kamu punya.

Harga Tiket Masuk Bukit Pengilon Terbaru

Salah satu alasan Bukit Pengilon digemari adalah karena harga tiketnya sangat terjangkau. Berdasarkan beberapa sumber wisata dan berita lokal terbaru, kisaran biayanya kurang lebih sebagai berikut (update 2025, bisa berubah sewaktu-waktu):

  • Tiket masuk kawasan Bukit Pengilon: sekitar Rp5.000 per orang

  • Parkir motor: ± Rp2.000–5.000 per unit

  • Parkir mobil: ± Rp5.000–10.000 per unit

  • Izin camping / kontribusi tenda: sekitar Rp15.000–20.000 per tenda per malam

  • Sewa tenda: mulai dari ± Rp40.000–50.000 per tenda, tergantung ukuran dan penyedia jasa

  • Paket ojek + tiket masuk (opsional, tergantung kesepakatan warga): sekitar Rp20.000 per orang

Karena pengelolaan dilakukan oleh warga dan kelompok sadar wisata setempat, tarif bisa sedikit berbeda antara satu pos dan pos lain, atau antara hari biasa dan periode liburan. Sebaiknya siapkan uang tunai kecil dan jangan lupa bertanya dengan sopan sebelum membayar.

Daya Tarik dan Aktivitas Seru di Bukit Pengilon

Panorama Laut dan Padang Rumput Hijau

Daya tarik utama Bukit Pengilon tentu saja adalah pemandangan laut lepas yang berpadu dengan hamparan bukit hijau. Saat rumput sedang lebat, kamu akan merasa seperti berada di padang rumput luar negeri, tapi dengan suara ombak yang menggelegar di bawah tebing.

Di hari yang cerah, garis horizon terlihat jelas, dan kamu bisa melihat beberapa pantai di kejauhan. Spot ini juga sangat fotogenik untuk foto siluet, landscape, maupun foto prewedding dengan tema alam.

Spot Camping dengan View Samudra Hindia

Bukit Pengilon adalah salah satu spot camping favorit di Gunungkidul. Area puncaknya relatif luas dan landai, cukup untuk beberapa tenda yang berjajar menghadap langsung ke laut. Ketika malam, suara angin dan ombak jadi background alami yang bikin suasana camp terasa syahdu.

Kamu bisa membawa perlengkapan sendiri atau menyewa peralatan di sekitar lokasi (tenda, matras, kompor, dan perlengkapan masak). Jangan lupa bawa jaket tebal karena angin malam di bukit bisa cukup kencang dan dingin.

Sunrise dan Sunset dalam Satu Tempat

Karena posisinya yang menghadap laut, Bukit Pengilon memungkinkanmu menikmati sunrise dan sunset di satu lokasi yang sama—tinggal atur waktu datang dan pulang. Pagi hari, langit akan bergradasi dari biru keemasan, sementara sore hari cahaya matahari jatuh miring ke permukaan laut, menghasilkan warna oranye keemasan yang dramatis.

Kalau ingin mendapatkan momen terbaik, datanglah saat musim kemarau ketika langit cenderung lebih cerah.

Fasilitas, Akomodasi, dan Kuliner di Sekitar Bukit Pengilon

Fasilitas di Lokasi

Walau tergolong destinasi alam yang masih sederhana, Bukit Pengilon sudah memiliki beberapa fasilitas dasar:

  • Area parkir

  • Beberapa toilet dan mushola sederhana

  • Warung makan yang menjual mie instan, gorengan, kopi, dan minuman hangat

  • Basecamp untuk pengelola camping / ojek / jeep wisata tertentu

Fasilitas ini cukup untuk menunjang kebutuhan dasar pengunjung, namun tetap jangan berharap kenyamanan seperti di resort. Bawa tisu, air minum tambahan, dan power bank sendiri.

Penginapan dan Homestay Terdekat

Kalau kamu tidak ingin camping di bukit, pilihan lain adalah menginap di homestay, losmen, atau penginapan murah di sekitar Tepus, Purwodadi, atau area Pantai Siung–Wediombo. Banyak homestay sederhana yang dikelola warga dengan fasilitas standar: kamar tidur, kamar mandi dalam / luar, dan kadang sudah termasuk sarapan ringan.

Biasanya tarifnya masih cukup ramah di kantong, cocok untuk backpacker maupun keluarga kecil yang ingin menginap satu malam sebelum atau sesudah naik ke Bukit Pengilon.

Makanan Khas yang Bisa Dicoba

Di sekitar jalur ke Bukit Pengilon maupun di area pantai, kamu bisa mencicipi kuliner:

  • Ikan bakar dan seafood segar ala pantai selatan

  • Aneka warung makan rumahan dengan menu nasi sayur, ayam goreng, sambal terasi

  • Camilan khas Jogja dan Gunungkidul seperti geplak, gatot, tiwul, dan sebagainya

Tips hemat: makan berat dulu di warung besar sebelum naik, lalu beli tambahan camilan dan air untuk dibawa ke atas bukit.

Tips Berkunjung ke Bukit Pengilon

Agar perjalananmu nyaman dan aman, beberapa tips berikut wajib kamu pertimbangkan:

  • Datang saat cuaca cerah, idealnya di musim kemarau, agar jalur trekking tidak terlalu licin dan pemandangan maksimal.

  • Gunakan sepatu atau sandal trekking yang nyaman, bukan sandal tipis, karena jalur bisa berbatu dan menanjak.

  • Bawa air minum yang cukup, sunblock, topi, dan jas hujan tipis untuk jaga-jaga.

  • Jika camping, pastikan membawa headlamp, jaket tebal, sleeping bag, serta kantong sampah untuk membawa turun semua sampahmu.

  • Selalu jaga etika terhadap warga dan alam: jangan merusak tanaman, jangan membuat api unggun sembarangan, dan selalu bayar retribusi dengan ikhlas karena itu salah satu sumber penghasilan warga.

Pengalaman Singkat di Bukit Pengilon

Begitu menginjakkan kaki di area puncak Bukit Pengilon, jujur saja, yang pertama kali terasa adalah “wow, seluas ini ternyata.” Rumput hijau terhampar seperti karpet, dan begitu menengok ke kanan, laut biru langsung menyambut dengan suara ombak yang jelas terdengar dari bawah tebing. Sedikit rasa capek setelah naik bukit rasanya langsung lunas terbayar.

Menjelang senja, langit perlahan berubah warna, dan lampu-lampu nelayan mulai menyala satu per satu di kejauhan. Di belakang, beberapa tenda mulai berdiri, suara orang ngobrol pelan bercampur dengan bunyi kompor kecil yang menyala untuk membuat kopi. Malam harinya, angin laut terasa dingin, tapi hangatnya obrolan dan secangkir kopi membuat suasana camp di Bukit Pengilon benar-benar sulit dilupakan.

Kesimpulan

Singkatnya, Rute dan Harga Tiket Masuk Bukit Pengilon tergolong mudah dan sangat ramah di kantong, baik untuk traveler solo, pasangan, maupun rombongan kecil.

Dari Jogja, kamu hanya perlu menempuh perjalanan 2–3 jam menuju kawasan Tepus – Purwodadi, lalu lanjut ke jalur utama atau via Pantai Siung sebelum trekking singkat ke bukit. Tiket masuk sekitar Rp5.000 per orang dengan biaya parkir dan camping yang masih sangat terjangkau.

Dengan pemandangan laut lepas, padang rumput hijau, suasana tenang, dan kesempatan menikmati sunrise–sunset sekaligus, Bukit Pengilon layak masuk daftar wajib kunjung saat kamu ke Jogja, khususnya Gunungkidul.

Kalau kamu sedang mencari tempat camping atau piknik alam yang benar-benar “escape” dari keramaian, siapkan ranselmu, atur waktu terbaik, dan rasakan sendiri sensasi bermalam di tepi Samudra Hindia dari puncak Bukit Pengilon.

Tempat Wisata Keren Lainnya
Rute dan Harga Tiket Masuk Villa Family Ocean

Rute dan Harga Tiket Masuk Villa Family Ocean

Rute dan Harga Tiket Masuk Pantai Rajaan Wetan

Rute dan Harga Tiket Masuk Pantai Rajaan Wetan

Rute dan Harga Tiket Masuk Pantai Pasir Putih Karanggongso

Rute dan Harga Tiket Masuk Pantai Pasir Putih Karanggongso

Rute dan Harga Tiket Masuk Pantai Putri Klayar Lamongan Terbaru

Rute dan Harga Tiket Masuk Pantai Putri Klayar Lamongan Terbaru

Rute dan Harga Tiket Masuk Bukit Teletubis Jogja

Rute dan Harga Tiket Masuk Bukit Teletubis Jogja

Rute dan Harga Tiket Masuk Pantai Ngandul

Rute dan Harga Tiket Masuk Pantai Ngandul