
Rute & Harga Tiket Masuk Pantai Cemara Kalianda 2026 Panduan Lengkap, Tips Hemat, dan Spot Terbaik – Rute dan Harga Tiket Masuk Pantai Cemara jadi dua hal yang paling sering ditanyain sebelum orang melipir ke pesisir Kalianda.
Wajar pantai ini bukan cuma tempat “gelar tikar”, tapi juga punya suasana yang adem, pantai landai, dan bonus pemandangan Gunung Rajabasa yang bikin foto terasa lebih “Lampung Selatan banget”.
Kalau Anda lagi cari pantai yang ramah keluarga, aksesnya relatif gampang, dan fasilitasnya sudah lumayan rapi, Pantai Cemara bisa jadi jawaban. Lokasinya ada di Desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan.
Pantai Cemara dikenal sebagai salah satu pantai yang enak buat santai karena garis pantainya cukup panjang dan cenderung bersahabat. Banyak pengunjung datang untuk menikmati suasana tenang, main air di tepi, atau sekadar cari spot foto dengan latar laut dan siluet Rajabasa.
Yang bikin pantai ini menarik, pengelola juga menyiapkan konsep wisata yang tidak melulu “pasir dan ombak”. Anda bisa menemukan area duduk seperti gazebo, dan aktivitas air ringan seperti kano di waktu tertentu.
Harga tiket bisa berubah tergantung hari dan kebijakan pengelola. Dari rujukan instansi/pariwisata daerah:
Hari kerja (weekday): Rp15.000/orang
Akhir pekan (weekend): Rp20.000/orang
Sementara itu, pada database destinasi pariwisata nasional juga tercantum tiket Rp10.000 (weekday maupun akhir pekan).
Tips praktis: anggap saja kisaran aman Rp10.000–Rp20.000/orang, lalu siapkan uang tunai lebih untuk jaga-jaga (terutama saat musim liburan).
Parkir kendaraan (umumnya terpisah dari tiket; nominal mengikuti kebijakan lokal).
Sewa gazebo/pondok (opsional, cocok kalau datang rombongan).
Wahana/aktivitas seperti kano (biasanya berbayar per sesi bila tersedia).
Berdasarkan data destinasi pariwisata, Pantai Cemara beroperasi sekitar 08.00–17.00 WIB baik hari biasa maupun akhir pekan.
Kalau Anda tipe pemburu suasana sepi, datanglah lebih pagi supaya dapat tempat enak dan cahaya foto masih lembut.
Pantai Cemara berada di JL. Penjuru, Desa Merak Belantung.
Kalianda sendiri strategis karena berada di jalur utama Lampung Selatan—aksesnya sering dipilih wisatawan dari Bandar Lampung maupun dari arah Pelabuhan Bakauheni.
Arahkan kendaraan ke jalur menuju Merak Belantung.
Ikuti papan penunjuk lokal (biasanya warga juga cepat mengarahkan kalau Anda tanya “Pantai Cemara”).
Masuk ke area pantai dan lanjut sampai pos tiket.
Ambil rute menuju Lampung Selatan/Kalianda lewat jalur utama.
Setelah mendekati Kalianda, lanjut ke arah Merak Belantung sesuai petunjuk.
Waktu tempuh tergantung titik start dan kondisi lalu lintas, jadi berangkat lebih pagi itu ide bagus.
Keluar pelabuhan lalu ambil jalur menuju Kalianda.
Setelah masuk wilayah Kalianda, lanjutkan ke Desa Merak Belantung.
Sinyal biasanya cukup untuk navigasi, tapi tetap siapkan mode offline kalau perlu.
Catatan: alamat desa dan koridor lokasinya konsisten di rujukan pariwisata.
Toilet dan tempat bilas (umumnya tersedia di area wisata pantai)
Area duduk/gazebo untuk istirahat
Mushola/tempat ibadah (tercantum tersedia)
Main kano di sekitar pantai (tergantung ketersediaan di hari itu)
Spot foto pantai dengan tulisan/ikon “Pantai Cemara” dan latar laut
Kalau langit cerah, siluet Gunung Rajabasa bisa bikin frame foto jadi lebih dramatis. Banyak orang memilih sore menjelang pulang karena pencahayaan lebih hangat.
Pagi biasanya lebih lengang, cocok buat jalan kaki menyisir bibir pantai sambil denger suara ombak tanpa terlalu ramai.
Uang tunai pecahan kecil (tiket, parkir, jajan)
Alas duduk/tikar, kacamata hitam, dan sunscreen
Baju ganti + kantong plastik (buat barang basah)
Sandal yang nyaman untuk pasir
Kalau bawa anak: pelampung kecil dan camilan
Kalau Anda datang rame-rame, kadang lebih hemat patungan sewa gazebo dibanding beli minum terus-menerus karena kepanasan. Bawa botol minum isi ulang juga membantu.
Kalau Anda pengin eksplor Kalianda lebih lama, opsi menginap itu realistis. Salah satu akomodasi yang tercatat di Kalianda adalah Cemara Beach Cottage, lokasinya dekat kawasan pantai (sekitar ratusan meter dari Pantai Payung) dan menawarkan fasilitas menginap untuk wisatawan.
Selain itu, di sekitar Kalianda juga ada banyak penginapan/homestay lain—biasanya paling cepat dicek lewat aplikasi booking sesuai tanggal kunjungan.
Liburan pantai rasanya nanggung kalau belum ketemu makanan lokal. Beberapa yang sering jadi incaran saat main ke Lampung Selatan:
Seruit (ikan + sambal, khas Lampung)
Pindang (variasi ikan dengan kuah segar)
Camilan seperti keripik pisang Lampung yang gampang dibawa pulang
Kalau Anda tipe yang suka santai, cari warung kelapa muda dekat pantai—biasanya jadi “penyelamat” paling jujur saat matahari lagi terik.
Ada momen yang sering kejadian di Pantai Cemara: Anda baru turun dari motor/mobil, angin laut langsung nyambut, lalu terdengar suara penjual minuman nyapa ringan, “Mau kelapa muda dulu, Kak?” Anda jalan beberapa langkah, duduk di bawah gazebo, dan perlahan sadar di sini ritmenya pelan, tidak buru-buru.
Kalau beruntung, langit lagi cerah dan garis gunung di kejauhan kelihatan jelas. Orang-orang di sekitar juga cenderung ramah; tanya arah sedikit saja biasanya langsung dijawab sambil dikasih patokan “belok setelah gapura” versi lokal yang entah kenapa selalu tepat.
Pantai Cemara Kalianda menawarkan paket lengkap buat liburan santai: akses relatif mudah, suasana pantai yang nyaman, fasilitas yang makin tertata, dan bonus pemandangan khas Lampung Selatan.
Untuk biaya, siapkan kisaran Rp10.000–Rp20.000/orang tergantung hari, plus dana tambahan untuk parkir dan kebutuhan kecil lainnya.
Kalau Anda butuh tempat untuk “turun dari hiruk-pikuk” tanpa ribet, Pantai Cemara layak masuk daftar.
Yuk, atur waktu, berangkat lebih pagi, nikmati angin lautnya, dan pulang bawa kepala yang lebih ringan plus galeri kamera yang lebih penuh.