Rute & Harga Tiket Masuk Pantai Lipah Amed Bali: Panduan Lengkap + Tips Snorkeling (Terbaru) – Rute dan Harga Tiket Masuk Pantai Lipah sering jadi pertanyaan pertama sebelum orang memutuskan main ke Amed.
Wajar saja Pantai Lipah bukan tipe pantai “rame-rame” seperti di Bali selatan, tapi justru itu daya tariknya: tenang, airnya jernih, dan bawah lautnya menggoda untuk dijelajahi.
Buat saya, Pantai Lipah terasa seperti tempat “kabur sebentar” dari jadwal liburan yang padat. Begitu sampai, suasananya santai, ada deretan perahu nelayan, dan beberapa warung/cafe yang bikin betah berlama-lama. Dari pinggir pantai saja, Anda sudah bisa melihat warna biru air yang bikin ingin langsung nyemplung.
Sekilas Tentang Pantai Lipah: Kenapa Layak Dikunjungi?
Pantai Lipah berada di kawasan Amed (Karangasem) yang terkenal sebagai salah satu surga snorkeling dan diving di Bali timur. Area Amed sendiri membentang cukup panjang dan terdiri dari beberapa spot pantai, termasuk Lipah.
Yang bikin Lipah spesial: garis pantainya enak untuk santai, airnya relatif tenang, dan terumbu karang bisa dijangkau tanpa harus naik perahu jauh-jauh. Bahkan, ada cafe dan penyewaan alat snorkeling/diving di sekitar pantai, jadi Anda tidak perlu ribet bawa perlengkapan dari jauh.
Lokasi & Jam Buka Pantai Lipah
Pantai Lipah berlokasi di Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Bali.
Untuk jam buka, karena ini pantai publik, Anda bisa datang kapan saja (pagi/sore paling favorit). Banyak ulasan menyebut orang datang untuk menikmati sunrise maupun sunset.
Harga Tiket Masuk Pantai Lipah (Update) + Biaya Lain
Kabar baiknya: tidak ada tiket masuk resmi untuk akses Pantai Lipah karena ini pantai umum. Biasanya Anda hanya keluar biaya parkir dan biaya tambahan jika sewa perlengkapan.
Berikut gambaran biaya yang umum ditemui:
-
Tiket masuk: Rp0 (gratis).
-
Parkir: seringnya sekitar Rp5.000/kendaraan (bisa berubah tergantung lokasi parkir/peak season).
Baca Juga: Rute & Harga Tiket Masuk Pantai Ngobaran -
Sewa alat snorkeling / diving: bervariasi tergantung penyedia (biasanya tersedia di sekitar pantai/cafe).
-
Sewa perahu untuk mancing/keliling: tersedia sesuai kesepakatan.
Catatan kecil: di Bali timur, “biaya pantai” sering fleksibel jadi siapkan uang kecil biar transaksi parkir lebih cepat.
Rute Menuju Pantai Lipah Cara Paling Mudah Sampai
Pantai Lipah ada di jalur utama Amed, jadi aksesnya relatif mudah dengan motor atau mobil. Patokannya: Anda akan melewati deretan penginapan, cafe, dan beberapa spot pantai lain di Amed.
Dari Denpasar / Bandara Ngurah Rai
Rute umumnya: Denpasar → Padangbai / Manggis → Candidasa → Amlapura → Abang → Amed (Lipah). Jalannya cenderung asyik untuk road trip, tapi tetap ada beberapa tanjakan dan tikungan khas Bali timur—jadi jangan ngebut, apalagi kalau bawa motor.
Kalau Anda tidak mau capek, opsi paling nyaman biasanya sewa mobil + driver harian. Enaknya, Anda bisa sekalian mampir ke viewpoint di perjalanan.
Dari Amlapura (Kota Karangasem)
Dari Amlapura, arahkan kendaraan ke Kecamatan Abang lalu lanjut ke kawasan Amed. Waktu tempuhnya relatif singkat (sekitar puluhan menit) tergantung kondisi jalan dan titik start.
Transportasi Umum (Alternatif Hemat)
Ada panduan transport umum yang menyebut Anda bisa naik bus dari Denpasar (Terminal Batubulan) menuju Amlapura, lalu lanjut bemo ke Amed. Namun, transport publik di area ini tidak sefleksibel Bali selatan, jadi tetap siapkan waktu lebih longgar.
Aktivitas Seru di Pantai Lipah
Kalau tujuan Anda “cuma ingin pantai”, Lipah sudah cukup memuaskan. Tapi kalau Anda suka aktivitas air, tempat ini makin terasa worth it.
1) Snorkeling dari Pinggir Pantai
Ini aktivitas bintangnya. Banyak pengunjung menyebut karang dan ikan bisa dinikmati dengan snorkeling, bahkan peralatan bisa disewa di sekitar pantai.
Tips saya: mulai dari sisi yang lebih tenang, lalu pelan-pelan cari area karang—jangan menginjak karang ya.
2) Spot Kapal Karam Jepang (Untuk yang Penasaran)
Di area sekitar Lipah/Amed, ada spot snorkeling yang terkenal dengan bangkai kapal perang Jepang (sering disebut “Amed/Japanese Shipwreck”). Ini salah satu alasan banyak trip snorkeling memasukkan Pantai Lipah sebagai titik kunjungan.
3) Sunset, Sunrise, dan Santai di Cafe
Ulasan pengunjung juga menyebut Lipah enak untuk menikmati sunrise maupun sunset.
Kalau Anda tipe yang suka “duduk doang tapi bahagia”, pesan es kelapa atau kopi, lalu nikmati angin pantai.
Fasilitas di Pantai Lipah
Secara fasilitas, Lipah bukan pantai “wisata super komersial”, tapi cukup nyaman. Ada area parkir dan cafe yang juga menyediakan kebutuhan snorkeling/diving.
Toilet dan kamar bilas biasanya mengikuti fasilitas cafe/warung, jadi etisnya Anda juga belanja atau pesan minum.
Penginapan Dekat Pantai Lipah: Pilih Sesuai Gaya Liburan
Di sekitar Amed–Lipah, pilihan menginapnya beragam:
-
Homestay & guesthouse: cocok buat budget traveler, vibes-nya lebih lokal.
-
Resort kecil & villa: biasanya punya view laut dan suasana lebih privat.
-
Akomodasi untuk diver/snorkeler: dekat spot air, kadang ada paket alat/guide.
Saran praktis: pilih penginapan yang dekat pantai kalau Anda ingin snorkeling pagi-pagi saat air masih tenang.
Kuliner dan Makanan Khas yang Wajib Dicoba
Kalau sudah main air, biasanya lapar datang tanpa permisi. Di Amed, Anda mudah menemukan kuliner:
-
Ikan bakar / seafood sederhana (sering yang paling nikmat justru yang tampilannya “biasa”).
-
Nasi campur Bali dan sate lilit untuk opsi aman tapi khas.
-
Cemilan lokal + es kelapa muda—kombinasi klasik habis snorkeling.
Kalau Anda ingin pengalaman yang lebih “lokal”, coba ngobrol santai dengan pemilik warung. Kadang mereka punya menu harian yang tidak tertulis.
Momen Kecil yang Bikin Lipah Terasa “Dekat”
Waktu pertama kali ke Lipah, saya datang agak sore, pas matahari mulai turun dan pantai tidak terlalu ramai. Ada bapak-bapak nelayan lagi merapikan jukung (perahu), sambil senyum-senyum lihat wisatawan ribet pakai fin dan masker snorkeling.
Saya sempat tanya, “kalau mau air paling bening jam berapa ya, Pak?” Beliau jawab santai, “pagi… tapi kalau sore juga bagus, asal jangan pas ombak lagi iseng.” Obrolan singkat begitu yang bikin Bali timur terasa hangat—tidak dibuat-buat, tapi ramah.
Tips Berkunjung Biar Liburan Makin Nyaman
-
Waktu terbaik: musim kemarau Bali umumnya sekitar April–Oktober, cenderung lebih cerah untuk aktivitas pantai.
-
Bawa uang kecil: untuk parkir dan jajan warung.
-
Jaga karang: jangan menginjak atau menyentuh karang biar spot snorkeling tetap cantik.
-
Pakai alas kaki air (water shoes): beberapa titik pantai berkarang/bebatuan, jadi lebih aman dan nyaman.
Kesimpulan
Pantai Lipah adalah jawaban buat Anda yang mencari Bali versi lebih tenan tiket masuk gratis, akses mudah di kawasan Amed, fasilitas cukup, dan aktivitas snorkeling yang benar-benar memanjakan mata.
Kalau Anda sudah pegang panduan rute dan harga tiket masuk Pantai ini, tinggal tentukan waktu berangkat, siapkan perlengkapan, dan nikmati Bali timur tanpa terburu-buru.
Kalau ada satu ajakan yang paling pas cobalah datang pagi atau menjelang sore, lalu beri waktu untuk “sekadar duduk” dan menikmati lautnya. Pantai Lipah memang bukan tempat untuk dikejar dia tempat untuk dinikmati pelan-pelan.