Rute dan Harga Tiket Masuk Gunung Ringgit: Panduan Lengkap ke “Gunung Putri Tidur” Situbondo (Update 2026) – Rute dan Harga Tiket Masuk Gunung Ringgit sering bikin penasaran karena ini bukan sekadar “gunung kecil di tepi Pantura” jalurnya menantang, pemandangannya luas, dan nuansa religinya kental.
Gunung Ringgit yang dibahas di artikel ini adalah Gunung Ringgit Situbondo di kawasan Pasir Putih, yang juga populer dengan julukan Gunung Putri Tidur karena siluetnya dari kejauhan mirip wajah putri yang sedang terlelap.
Buat kamu yang pengin mendaki tanpa harus cuti berhari-hari, Ringgit ini menarik karena bisa tektok (naik–turun sehari) atau sekalian camp kalau ingin menikmati suasana malam.
Tapi jangan salah: meski ketinggiannya sekitar 1.250 mdpl, trek-nya bisa bikin betis “protes” karena ada bagian curam ekstrem.
Lokasi Gunung Ringgit dan Gambaran Singkat Daya Tariknya
Gunung Ringgit ada di mana?
Gunung Ringgit berada di wilayah Situbondo, Jawa Timur, dekat kawasan wisata Pantai Pasir Putih (Pantura). Titik awal jalur yang sering disebut ada di sekitar Desa Pecaron/Klatakan, dengan patokan yang cukup dikenal: area sekitar SD Klatakan Pecaron.
Kenapa Gunung Ringgit layak didaki?
-
View Pantura dari ketinggian: laut, garis pantai, dan hamparan pemukiman terlihat “mini” dari atas.
-
Sisi budaya & religi: di jalur ada area makam/ziarah yang ramai didatangi.
-
Trek pendek tapi “berisi”: ada kemiringan ekstrem dan titik bantu seperti tali/tangga.
Harga Tiket Masuk Gunung Ringgit dan Biaya Terbaru
Bagian ini yang paling sering dicari. Kabar baiknya: untuk Ringgit Situbondo, yang jelas tercantum dalam info aturan pendakian adalah biaya parkir, bukan tiket masuk “resmi” seperti gunung dengan sistem booking nasional.
Rincian biaya yang umum ditemui (update aturan pendakian)
-
Parkir motor: Rp5.000
-
Parkir mobil: Rp10.000
Catatan penting soal aturan & denda
Ada ketentuan denda Rp50.000 per item untuk pelanggaran tertentu terkait kelengkapan/ketertiban (misalnya barang/sampah tidak sesuai ketentuan yang diberlakukan pengelola). Karena aturan bisa berubah, anggap ini sebagai pengingat untuk disiplin dan rapi soal perlengkapan serta sampah.
Tips praktis: siapkan uang kecil untuk parkir dan kebutuhan warga/pengelola lokal. Jangan berangkat dengan asumsi semua gratis—lebih aman bawa cadangan dana.
Rute Menuju Gunung Ringgit Situbondo
Patokan titik awal
Arah umum: Pantai Pasir Putih Situbondo → Desa Pecaron/Klatakan → akses jalur pendakian (patokan populer SD Klatakan Pecaron).
Dari Surabaya
-
Via jalur darat Pantura: Surabaya – Probolinggo – Situbondo – Pasir Putih – Pecaron/Klatakan.
-
Opsi transport umum paling realistis: bus dari Terminal Purabaya/Bungurasih ke Situbondo (kisaran disebut sekitar Rp60 ribu–Rp120 ribu tergantung layanan), lalu lanjut ojek/angkutan lokal ke arah Pasir Putih.
Dari Jember
-
Bisa naik kendaraan ke Situbondo (arah Pantura), lalu lanjut ke Pasir Putih–Pecaron.
-
Jika kamu datang naik kereta, salah satu opsi yang sering disarankan adalah turun di Stasiun Kalisat (Jember) lalu lanjut angkutan Jember–Situbondo.
Dari Banyuwangi
-
Tinggal “mundur” ke arah barat lewat jalur Pantura: Banyuwangi – Situbondo – Pasir Putih – Pecaron/Klatakan.
Jalur Pendakian Gunung Ringgit: Estimasi Waktu dan Tingkat Kesulitan
Seberapa sulit?
Gunung Ringgit terkenal dengan bagian tebing/kemiringan tajam (bahkan disebut bisa mendekati 90 derajat di beberapa titik), jadi ini bukan jalur “santai keluarga”. Ada bagian yang dibantu tali dan tangga untuk keamanan.
Estimasi waktu (tektok/camping)
-
Tektok: banyak orang memilih naik-pagi pulang-sore, tapi tempo sangat tergantung fisik, cuaca, dan kepadatan jalur.
-
Camping: opsi ini enak kalau kamu pengin sunrise tanpa terburu-buru, tapi perhatikan lokasi camp yang aman dari jalur sempit dan angin.
Hal kecil yang sering kejadian: “dirazia” monyet
Di area tertentu, ada kawanan monyet. Simpel saja: simpan makanan dalam dry bag, jangan pamer snack di tangan, dan rapatkan ritsleting tas.
Prosedur dan Etika Pendakian (Biar Aman dan Dihormati Warga)
Dalam update aturan, pendaki diminta menghubungi basecamp H-1, mengisi form yang disediakan, cek perlengkapan, lalu briefing. Bahkan ada daftar larangan seperti buang sampah, vandalisme, sampai jaga sikap selama pendakian.
Kalau kamu tipe yang “gas tanpa kabar”, sebaiknya tahan dulu. Gunung ini punya konteks sosial-religi yang kuat; sopan santun bukan formalitas itu bagian dari “izin jalan”.
Penginapan Terdekat dan Logistik
Menginap di mana?
Pilihan paling praktis:
-
Area Pasir Putih Situbondo: cocok buat start pagi-pagi.
-
Kota Situbondo: lebih banyak opsi penginapan, warung, dan kebutuhan logistik.
Bekal yang sering diremehkan
-
Air minum cadangan (jangan mepet).
-
Sarung tangan (berguna saat pegangan tali/batu).
-
Sepatu dengan grip oke (bagian curam bikin licin saat lembap).
Kuliner Khas Situbondo yang Wajib Dicoba Setelah Turun
Turun gunung itu paling nikmat kalau ditutup makanan lokal. Beberapa yang terkenal di Situbondo:
-
Tajin Palappa (sarapan hangat khas Situbondo)
-
Sate Olean (ikon kuliner Situbondo)
-
Nasi Karak / Nasek Karak (menu sederhana tapi nagih)
“Pengalaman Perjalanan”
Ada momen yang hampir selalu terjadi di Ringgit: kamu berangkat dengan ekspektasi “ah, 1.250 mdpl paling ya lumayan,” lalu beberapa puluh menit kemudian mulai sadar yang berat bukan angkanya, tapi karakternya.
Jalur masih ramai oleh warga dan peziarah di bagian awal, ada obrolan ringan, senyum-senyum basa-basi, dan suasana yang terasa “hidup”.
Semakin ke atas, ritmenya berubah. Suara Pantura makin jauh, angin makin jelas, dan kamu mulai memilih kata-kata: bukan lagi ngobrol, tapi fokus napas.
Di titik-titik curam, kamu otomatis jadi lebih hati-hati—pegangan, cek pijakan, lalu naik pelan. Dan ketika akhirnya mendapat spot pandang ke arah laut, rasanya seperti dibayar tunai: capeknya masih ada, tapi pemandangannya bikin diam beberapa detik.
Status Jalur dan Info Terkini yang Wajib Kamu Cek
Gunung Ringgit sempat mengalami penutupan dan kemudian ada kabar dibuka kembali dengan aturan baru pada 2025. Karena status jalur pendakian bisa dinamis (cuaca, kondisi jalur, keputusan pengelola), cek update basecamp sebelum berangkat agar tidak zonk.
Kesimpulan
Rute dan harga tiket masuk Gunung Ringgit pada praktiknya lebih sering berkaitan dengan akses menuju titik awal dan biaya parkir, sementara pendaki wajib mengikuti prosedur basecamp dan menjaga etika di jalur.
Gunung Putri Tidur ini cocok buat kamu yang mencari pendakian singkat tapi serius view Pantura, nuansa lokal, dan trek yang menantang dalam paket yang tidak menguras banyak hari.
Kalau kamu lagi mencari pendakian yang “nggak kebanyakan drama tapi tetap berkesan”, Gunung Ringgit layak masuk daftar.
Siapkan fisik, rapikan perlengkapan, hubungi basecamp, lalu berangkat biar kamu sendiri yang membuktikan kenapa gunung ini kecil-kecil “galak”, tapi bikin kangen.